Skip to main content

Satelit Buatan Pertama "SPUTNIK 1"

Satelit buatan merupakan benda  langit buatan manusia yang ditempatkan di ruang angkasa dan berputar mengorbit bumi atau benda langit lainya. Pertama kali manusia membuat benda yang ditempatkan ke ruang angkasa pada tahun 1957. Ini merupakan awal mula manusia mambuat satelit. Satelit tersebut dikenal dengan "Sputnik 1" yang dalam bahasa Rusia yang berarti "pendamping". Satelit ini dibuat dan diluncurkan oleh Uni Soviet pada tanggal 4 Oktober 1957. Ini merupakan sebuah project ruang angkasa Uni Soviet dengan Sergei Korolev sebagai kepala disain dan Kerim Kerimov sebagai asistentnya.  Peluncuran ini memicu lomba ruang angkasa (space race) antara Soviet dan Amerika.

Pengecekan Sputnik 1


Sputnik 1 didesain dengan bentuk bola dengan diameter 58 cm terbuat dari bahan alumunium. Terdapat 4 antena dengan panjang 2,4 - 2,9 meter. Sputnik 1 tidak dilengkapi dengan sensor seperti halnya satelit saat ini. Misi dari sputnik1 yaitu mengamati kepadatan atmosfer atas yang digunakan untuk mempelajari hambatan pada orbit, dan propagasi sinyal radio yang memberikan informasi tentang ionosfer. Maka dari itu Sputnik 1 hanya membawa  radio sederhana yang memancarkan sinyal "beep...beep...beep" dengan  frekuensi 20,005 dan 40,002 MHz. Sinyal tersebut dikirim ke bumi selama 23 hari, sampai 27 Oktober 1957 berhenti dikarenakan baterai pada satelit habis.

Sputnik 1
Sputnik terbakar pada 4 Januari 1958 setelah memasuki atmosfer bumi, dan telah melakukan perjalanan (orbit) sekitar 70 juta km (43 juta mil) selama tiga bulan di orbit.



sumber:
- https://nssdc.gsfc.nasa.gov/nmc/spacecraftDisplay.do?id=1957-001B
- https://en.wikipedia.org/wiki/Sputnik_1

Comments

Popular posts from this blog

Orbit Satelit

Orbit satelit merupakan lintasan pergerakan satelit dalam mengelilingi bumi. Pergerakan satelit dalam mengelilingi bumi secara umum mengikuti hukum Keppler (Pergerakan Keplerian) yang didasarkan pada beberapa asumsi yaitu pergerakan setelit hanya dipengaruhi oleh medan gaya berat sentral bumi, satelit bergerak dalam bidang orbit yang tetap dalam ruang, massa satelit tidak berarti dibandingkan massa bumi, satelit bergerak dalam ruang hampa, dan tidak ada matahari, bulan, ataupun benda-benda langit lainnya yang mempengaruhi pergerakan satelit  [1] . Berdasarkan ketinggian orbit satelit terbagi menjadi : OrbitRendah (Low Earth Orbit, LEO) Karakteristik LEO Tinggi orbit: 200 – 3000 km, di atas permukaan bumi Periode Orbit: 1.5 jam Kecepatan putar: 27.000 km/jam Waktu Tampak: Delay Time: 10 ms ( Waktu perambatan gelombang dari stasiun bumi ke satelit dan kembali lagi ke stasiun bumi) Jumlah Satelit: 50 (Global Coverage) Penggunaan: Satelit Citra, Cuaca, Mata-mata, s...

satelit

Satelit merupakan suatu benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Satelit terbagi atas dua jenis yaitu satelit alami dan buatan. Satelit alami  adalah benda-benda luar angkasa bukan buatan manusia yang mengorbit sebuah planet atau benda lain yang lebih besar daripada dirinya, seperti misalnya Bulan adalah satelit alami Bumi. satelit alami bulan mengorbit bumi Sedangkan untuk satelit buatan merupakan benda langit buatan manusia yang ditempatkan di ruang angkasa dan berputar mengorbit bumi atau benda langit lainya. Satelit buatan manusia pertama adalah Sputnik 1, diluncurkan oleh Soviet pada tanggal 4 Oktober 1957. Sputnik 1, 4 Oktober 1957

Gerhana

Peristiwa gerhana merupakan fenomena alam yang terjadi bisa pada matahari atau bulan.  Gerhana matahari terjadi ketika bulan baru, saat Bulan berada di antara Matahari dan Bulan. Sebaliknya, gerhana bulan terjadi saat bulan purnama, ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan. Orbit Bulan yang mengelilingi Bumi mengalami inklinasi sekitar 5° dari orbit Bumi mengelilingi Matahari, sehingga gerhana tidak terjadi pada setiap bulan baru dan bulan purnama. Gerhana akan terjadi jika Bulan berada di dekat persimpangan dua bidang orbit. Periodisasi dan rekurs gerhana matahari oleh Bulan, serta gerhana bulan oleh Bumi, bisa dijelaskan melalui teori saros, yang memiliki jangka waktu sekitar 18 tahun. Pada gerhana bulan dan matahari memiliki berbagai jenis yang terbagai berdasar posisi bulan atau bumi terhadap matahari. Pada gerhana matahari terbagi menjadi : Gerhana matahari total, yaitu ketika puncak gerhana dan piringan bulan berukuran sama besar atau lebih besar dari pi...